International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences

search-icon

Analysis of Effect of Plant Towards the Societal Welfare: A Case in PT. PIR Hutani Lestari

Open access
The forest damages caused by many factors forests’ fires, illegal logging and shifting cultivation. This negatively impacts to the large of ecological damage, decreased biodiversity, declining economic value of forests and declining soil productivity, climate change globally. The impact of smoke from forest fires also damage the public health, disrupt ground transportation, rivers, lakes, sea and air. The efforts to overcome this issue is by the development of forest on private land which is called community forests or PIR (Nucleus Estate Company) or farmer that will make people feel valued and can help to improve the economy so that people are not overwhelmed with jealousy.

The findings of this study stated the land area factor significantly influence the societal welfare by 2.948; the production factor has a significant effect on the societal welfare by 3.859; the contributing factor has a significant effect on the societal welfare by 5.149. Meanwhile, the land area, production and supporting factors all together have a significant effect on the societal welfare at 0.753, which means that changes in societal welfare can be explained from changes in land area, production and supporting factors at 75.3%.
Balai Penelitian Kehutanan Aek Nauli. 2009. Strategi Pengembangan Hutan Rakyat Pinus Di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara http://forda-mof.org/files/4_STRATEGI_SANUDIN[1].pdf
Barry, D.J., J.Y. Campbell, J. Fahn, H. Mallee, and U. Pradhan. 2003. Archieving Significant Impact at Scale: Reflections on the Challenge for Global Community Forestry. Paper presented at The Interna-tional Conference on Rural Live-lihoods, Forest and Biodiversity, 19-23 May. Bonn, Germany.
Danoedoro, Projo, 1996. Pengolahan Citra Digital Teori dan Aplikasinya dalam Bidang Penginderaan Jauh. Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
Departemen Kehutanan dan Perkebunan. 1999. Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Dephutbun RI. Jakarta.
Dev, O.P., N.P. Yadav, O.S. Baginski, and J. Soussan. 2003. Impacts of Community Forest on Livehoods in the Middle Hills of Nepal. Journal of Forest and Livelihood
Dinas Kehutanan Kabupaten Tapanuli Utara. Rencana Pengelolaan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RPRHL) Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2011. Tarutung.
Dinas Kehutanan Kabupaten Simalungun, 2005 Pengelolaan Hutan Rakyat di Desa Raya Huluan Kecamatan Raya Kabupaten Simalungun. http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/25069/5/Chapter%20I.pdf
Dirjen RRL Departemen Kehutanan. 1996. Hutan Rakyat dan Perannya dalam Pembangunan Daerah. Dalam Majalah Kehutanan Indonesia Edisi 06 Tahun 1995/1996: 3-11. Departemen Kehutanan. Jakarta.
Direktorat Jenderal Rehabilitasi Lahan dan Perhutanan Sosial. 2001. Pembuatan Hutan Rakyat Lima Tahun Terakhir. http://mofrinet.cbn.net.id/INFORMASI/STATISTIK/2001/RLPS/ii_4_2.htm
Djajapertjunda, S. 2003. Mengembangkan Hutan Milik di Jawa. Alqaprint Jatinangor. Bandung.
Dove, M.R., 1998. Sistem Perladangan di Indonesia. Suatu studi-kasus dari Kalimantan Barat. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.
Esmard Mohadi, 2004. Analisa Penerimaan Petani Plasma Perkebunan Inti Rakyat (Pir) Karet (Hevea brasiliensis) (Studi Kasus di Desa Biih, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Martapura, Kalimantan Selatan), http://student-research.umm.ac.id/index.php/dept_of_agribisnis/article/view/2762
Nasution. A Z, 2012. Evaluasi Penerapan Plasma Inti terhadap Perkebunan Sawit, http://bangazul.blogspot.com/2012/06/evaluasi-penerapan-inti-plasma-pada.html
Nazir. M, 1998. Metode Penelitian. Penerbit Ghalia Indonesia, Jakarta
Paine, D. 1992. Fotografi Udara dan Penafsiran Citra untuk Pengolahan Sumber Daya. Penrj. Imam Abdul Rochman. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta
Prahasta, Eddy. 2001. Konsep-konsep Dasar Sisitem Informasi Geografis. Informatika. Bandung.
Rahmawaty. 2004. Tinjauan Aspek Pengembangan Hutan Rakyat http://library.usu.ac.id/download/fp/hutan-rahmawaty9
Reksohadiprodjo, S., Brodjonegoro. 2000. Ekonomi Lingkungan. BPFE Yogyakarta. Edisi Kedua. Yogyakarta.
Ritonga, JT. 2009 Perkebunan Inti Rakyat antara harapan dan Kenyataan
http://www.antarasumut.com/program-perkebunan-inti-rakyat-bisa-tekan-konflik-rakyat/
Rustiadi, Ernan; Saefulhakim, Sunsun and Dyah R. Panuju, 2011. Perencanaan dan Pengembangan Wilayah. Crestpent Pres dan Yayasan Pustaka Obor Indonesia, Jakarta.
Saharjo and Husaeni, 1998. East Kalimantan Burns. Wildfire, http://www.isomwebs.com/2012/makalah-kerusakan-hutan-indonesia/
Soeriaatmadja, R.E. 1997. Dampak Kebakaran Hutan Serta Daya Tanggap Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Sumberdaya Alam Terhadapnya. Prosiding Simposium: “Dampak Hutan Terhadap Sumberdaya Alam dan Lingkungan”. Tanggal 16 Desember 1997 di Yogyakarta
Sugiyono 2003. Metode Penelitian Administrasi. Penerbit Alfabeta Bandung
Suprapto, Edi. 2010. Hutan Rakyat, Aspek Produksi, Ekologi dan Kelembagaan. Makalah, disampaikan pada Seminar Nasional Kontribusi Pengurangan Emisi Karbon dari Kawasan Hutan yang Dikelola Masyarakat Secara Lestari dan Berkelanjutan. Seminar diselenggarakan oleh FWI, di Grand Cemara Hotel Jakarta, 29 Juli 2010. www.arupa.or.i
Supriadi, D. 2002. Pengembangan Hutan Rakyat di Indonesia. Jurnal Hutan Rakyat Volume IV No. 1. Pustaka Hutan Rakyat.